heboh

Headline

    Sex toy bisa bikin kecanduan ?

    Ketika menggunakan vibrator adakah kemungkinan untuk kecanduan? Mungkin itu pertanyaan yang ada di pikiran banyak orang sebelum menggunakan banyak sex toy. Banyak wanita yang merasa ragu menggunakan sex toy karena alasan ini. Mereka merasa kecanduan sex toy tentu hal yang menjijikkan bagi pasangan.

    Sementara itu, banyak pria khawatir pasangan mereka akan lebih terpuaskan oleh sex toy dibandingkan dengan mereka sendiri. Lantas, apakah sex toy benar-benar bisa membuat kecanduan?

    Berdasarkan penelitian, sex toy tidak menyebabkan kecanduan. Selama ini penelitian tak menemukan adanya kelainan perilaku yang dialami oleh wanita pengguna sex toy ketika sex toy mereka hilang atau hancur.

    Kebanyakan orang kecanduan pada kenikmatan yang mereka rasakan saat menggunakan sex toy, seperti dilansir oleh Your Tango (13/03). Namun kenikmatan ini bisa didapatkan tak hanya dari sex toy. Bisa juga dari hubungan seksual bersama pasangan.

    Wanita biasanya menggunakan sex toy untuk menemukan titik-titik sensual yang membuat mereka bergairah. Ketika sudah menemukannya, mereka bisa mengeksplorasi meskipun tidak menggunakan sex toy.

    Peneliti menyarankan penggunaan sex toy hanya untuk menemukan titik-titik sensual yang biasanya tak bisa dicapai oleh lidah atau jari. Sex toy juga membuat penggunanya bisa mengendalikan gerakan, kedalaman, atau kecepatan.

    8 Ekor belatung bersarang di telinga perempuan ini

    Pernah terbayang bagaimana seramnya jika seekor serangga bertelur di dalam telinga Anda? Hal ini terjadi pada seorang perempuan berusia 27 tahun yang kembali setelah bepergian ke Peru.

    Dilansir dari Metro Inggris (17/7), delapan belatung besar ditemukan di dalam telinga seorang perempuan asal Inggris yang bernama Rochelle Harris.

    Rochelle Harris tidak merasa ada yang salah dengan tubuhnya saat dia kembali dari perjalanannya ke rumahnya di Derby, Inggris. Sampai di pagi hari ketika dia terbangun dan menemukan banyak cairan keluar dari dalam telinganya.

    Merasa ada yang salah dengan tubuhnya, Harris kemudian berusaha menemui dokter untuk berkonsultasi. Dokter mengatakan bahwa harris mengalami infeksi telinga. Namun setelah diselidiki lebih lanjut, ternyata terdapat beberapa belatung yang bersarang di telinganya.

    Untungnya belatung tersebut dapat ditemukan dan berhasil dikeluarkan sebelum menyebabkan kerusakan saraf permanen, kerusakan otak dan telinga. (merdeka.com)

    Bulan Ramadan, Panti Pijat Setengah Bugil Masih Layani Pelanggan

    Tujuh orang diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kota Bekasi dari sejumlah tempat panti pijat. Bahkan, satu orang sedang setengah bugil saat diamankan petugas.

    Tujuh orang tersebut terdiri dari empat orang perempuan yang diduga sebagai terapis di panti pijat. Sedangkan, tiga orang laki-laki merupakan pelanggan. Mereka lalu dibawa ke kantor Satpol PP untuk didata. Selain itu, petugas juga menutup paksa panti yang masih buka.

    Dalam razia di bulan Ramadan ini, petugas mulai menyisir lokasi panti pijat yang buka di kawasan Jalan Raya M Hasibuan. Di salah satu panti pijat lokasi itu petugas mengamankan satu orang perempuan nyaris bugil dan seorang pelanggan.

    Petugas bergerak ke kawasan Jalan Jenderal Sudirman. Petugas kembali mendapatkan sejumlah panti pijit yang nekat buka di bulan Ramadan ini. Hasilnya, tiga orang perempuan dan dua pelanggan diamankan.

    "Kami tindak tegas (panti pijit) yang masih buka. Karena sudah diberi peringatan dilarang buka selama Ramadan," kata Kasat Pol PP Kota Bekasi, Yayan Yuliana di Bekasi, Kamis (24/07) dini hari usai razia.

    Menurut dia, razia akan terus dilakukan hingga lebaran. Ini dilakukan agar Ramadan di Kota Bekasi berjalan kondusif. Sesuai dengan maklumat Wali Kota Bekasi yang sudah disosialisasikan sebelum Ramadan lalu.

    Selain razia panti pijit, sore tadi petugas juga mengamankan sebanyak 15 gelandangan dan pengemis jalanan. Mereka diamankan petugas karena mengganggu kenyamanan masyarakat di jalan. Usai diamankan mereka kemudian dikirim ke Panti Sosial Bulak Kapal untuk dibina.

    Orang Utan Dijadikan Pelacur

    Sebuah berita lama terangkat kembali lantaran ramai di jejaring sosial Twitter. Orangutan asal wilayah Kerengpangi, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah dijadikan pelacur melayani nafsu bejat banyak lelaki di tempat itu.

    Situs vice.com melaporkan peristiwa ini terjadi lima tahun lalu (2007). Pony nama orangutan itu hidup di tengah-tengah lokalisasi di Kerengpangi. Dia dipelihara oleh seorang gundik tidak disebutkan namanya. Sekitar umur lima tahun Pony mulai diajarkan melayani para pencari kenikmatan.

    Berdasarkan wawancara vice.com dengan direktur Organisasi Penyelamatan Orangutan Borneo Michelle Desilets, keadaan Pony sangat mengenaskan saat diselamatkan dari tempat prostitusi itu. Dia dirantai, tiduran di atas matras, dan semua bulunya dicukur.

    Pony seolah telah dilatih menjadi pelacur. Jika ada lelaki berjalan mendekatinya dia langsung bergaya seperti menjajakan diri. Gundiknya mengatakan Pony menjadi bintang di rumah bordilnya. Pendapatan gundik itu jadi berlipat-lipat dan dia pun dianggap sebagai keberuntungan sebab si gundik selalu menang judi togel jika ada Pony.

    Para tamu pun menyukai Pony. Mereka bisa saja memilih pelacur manusia namun banyak juga bercinta dengan orangutan itu. Agar nyaman seluruh bulu Pony digunduli. Pony jadi sering digigit nyamuk dan kulitnya iritasi bahkan berjerawat.

    Butuh tahunan menyelamatkan Pony dari tempat itu. warga lokal tidak menyerahkan Pony begitu saja pada Organisasi Penyelamatan Orangutan Borneo. Mereka menghadang dengan senjata, dan pisau beracun.

    Saat Pony direbut dari gundiknya, sang gundik histeris dan menyebut para pegiat sebagai binatang tidak berperikemanusiaan sebab telah memisahkan seolah ibu dan anak. "Paling membuat saya miris, tidak ada hukum di Indonesia mengatur hal ini. Mereka masih bebas berkeliaran tanpa dihukum atas apa yang mereka lakukan," ujar Desilets.

    Meski berita lama namun penggemar Twitter banyak baru mengetahuinya. Banyak orang mengatakan manusia memang sudah sakit di segala tingkatan. (merdeka.com)
Powered by Blogger.

Wisata