politik

Headline

    Tanpa RY, APBD 2015 Naik 5,7 Triliun

    Bogor | Lensabogor.com
    DPRD menepis anggapan prediksi akan turunnya perolehan APBD 2015 sebagai akibat ditangkapnya mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY) oleh KPK, 7 Mei 2014 silam. Hal itu ditepis anggota Badan Anggaran dari Partai Hanura, Hendrayana.

    “Tidak benar kalau ada anggapan semacam itu. Buktinya di tahun 2015 APBD mencapai Rp5,7 triliun dengan pendapatan asli Rp1,6 triliun. Ini membuktikan kemampuan keuangan Kabupaten Bogor sangat baik dengan porsi 30 persen lebih kalau diukur dari kemampuan keuangan,” kata Hendrayana kepada Lensabogor.com di sela rapat pembahasan anggaran, Senin (17/10).

    Hendrayana menjelaskan, keberhasilan meningkatkan APBD itu membuktikan adanya sinergitas antara eksekutif dan legislatif dalam bekerja. Kemampuan dalam mengelola anggaran juga membuktikan tidak ada alasan ketiadaan RY berdampak negatif terhadap kinerja Pemkab Bogor.

    Dalam kesempatan itu, Hendrayana memaparkan porsi terbesar APBD termakan belanja di sector pendidikan dengan anggaran sebesar Rp1,7 triliun. Kedua diserap anggaran infrastruktur sebesar Rp700 miliar dan ketiga dialokasikan di sector kesehatan sebesar Rp400 miliar. “Anggaran pendidikan terbesar di sector belanja pegawai dengan harapan peningkatan kualitas guru sebesar Rp1,2 triliun. Khususnya peningkatan IPM yang terbesar disumbangkan dunia pendidikan,” paparnya.

    Anggaran kesehatan sebesar Rp400 miliar terbesar dialokasikan pada belanja jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) sebesar Rp97 miliar. Anggaran itu dialokasikan bagi 368 ribu masyarakat miskin. Dengan peningkatan APBD 2015 itu, Hendrayana berharap kualitas pelayanan jajaran birokrasi Pemkab Bogor dapat lebih baik bagi masyarakat. “Dari tahun ke tahun anggaran Jamkesda ini naik. Dari 1,4 juta warga miskin, 368 ribu warga itu yang ditanggung Jamkesda, sementara sisanya telah ditanggung pemerintah pusat melalui Jamkesmas,” tandasnya. n HS 

    Muamar Torik Dawil; KPU Harus Tanggung Jawab

    Kota Bogor - lensabogor.com
    Menanggapi adanya pemberitaan mengenai ketua KPU ditetapkan sebagai tersangka yang di rilis Detik com edisi juli. 

    Dewan Pimpinan Pusat seketariat bersama Prabowo Presiden, Muamar Torik Dawil mengungkapkan, Ketua KPU memang harus bertanggung jawab terhadap sejumlah kecurangan yang ada. "Pandangan saya yang jelas. Pertama, masalah 265 kotak suara yg masih di segel yang di ketemukan di Jakarta. Kedua, Masalah anggota KPU  yang nyoblos surat suara sendiri yang harusnya rakyat yang nyoblos dan berhasil di rekam dan yang ketiga, ada 3 mobil yang kita bawa ke Mahkamah Konstitusi (MK) bukti kecurangan," papar Torik.

    Dalam rilis detik mengatakan bahwa ada sejumlah bukti keterlibatan tim KPU dengan dugaan adanya konspirasi dan kecurangan dalam pemilu pilpres, telah diamankan pihak berwajib. Hingga berita ini diturunkan, tersangka masih belum dapat ditemui dan sedang dijaga ketat oleh aparat.

    Mengenai hal ini MPR mengkonfirmasi bahwa pelantikan presiden baru yang rencana dilaksanakan Oktober mendatang, dipastikan batal demi hukum. “Kecurangan jelas terjadi, penggelembungan suara, pencoblosan kertas suara oleh petugas TPS, kotak-kotak suara fiktif, ini pengkhianatan besar bagi bangsa dan konstitusi,” Ujar penjabat humas dalam rilis tersebut.

    Menurut Torik, sejumlah bukti dipaparkannya merupakan bukti pelanggaran yang hingga saat pihak KPU tidak mau mempudulikan. " Tapi kita sudah lapor ke MK, biar MK  yang menindaklajuti bedasarkan bukti
    penggelembungan suara, pencoblosan kertas suara oleh petugas TPS
    kotak-kotak suara fiktif,"tegasnya. (Sumburi)

    Deklarasi Damai Kedua Timses Capres Dan Cawapres Kabupaten Bogor

    wwww.lensabogor.com
    Cibinong - lensabogor.com
    Menindaklanjuti isu yang beredar di masyarakat tentang adanya pergerakan masa dalam perhitungan suara oleh KPU Pusat pada tanggal 22 Juli 2014 mendatang. TNI-Polri akan menindak tegas bagi siapapun yang berusaha melakukan gerakan memperovokasi masa.

    Untuk menghindari  hal itu, sesuai intruksi Mabes TNI dan Polri, Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Bogor, AKBP Sonny Mulfianto Utomo,Sik dan Komadan Kodim (Dandim) 0621 Surya Kencana, Letkol Inf Nugroho Imam Santoso  memfasilitasi Deklarasi Damai Tim Sukses Capres dan Cawapres yang di selenggarakan di Mapolres Bogor, Sabtu (19/7) yang menghadirkan kedua ketua Tim sukses (timses) pasangan Capres dan Cawapres di Kabupaten Bogor.

    Deklarasi yang bertemakan "Saha wae nu kapilih urang kedah nampi calon presiden dan wakil presiden periode 2014-2019 pikeun kamajuan Bangsa"
    Ini menjadi momen penting untuk menyatukan dua kubu agar saling bersinergi dalam menjaga persatuan dan kesatuan serta keamanan.

    Dekalarasi tersebut juga di hadiiri oleh, H. Ade Rohendi, (ketua timses Prabowo-Hatta), H. Karyawan Faturrahman (ketua timses Jokowi-JK). Dandim 0621 Letkol Imam, ketua KPU Kab Bogor, perwakilan dari Panwaslu.

    Dalam kesempatan itu, ketua timses capres dan Cawapres Prabowo-Hatta, H. Ade Rohendi mengatakan. Pihaknya telah mengintruksikan kepada seluruh pendukung agar menghormati keputusan KPU pada tanggal 22 Juli nanti.
    Namun dikatakan Jero Ade (sapaan akrabnya) menuturkan didalam perhelatan mulai masa kampanye hingga masa penghitungan suara hingga sampai di KPUD Kabupaten Bogor ada sedikit ketegangan, tetapi semua itu merupakan dinamika berpolitik. 

    "Kemarin-kemarin kita ada sedikit ketegangan karena beda pilihan akan tetapi setelah ini kita adalah satu dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Maka dari itu saya memastikan seluruh pendukung Prabowo-Hatta tidak akan ada yanga anarkis dan kalau pun ada dengan menggunakan atribut pasangan nomor urut 1 bukan tanggung jawab saya, silakan pihak kepolisian berikan sanksi sesuai hukum yang berlaku," Tegas Politis dari Partai Golkar ini.

    Hal yang sama di ungkapkan oleh Ketua Timses Capres dan Cawapres nomor urut 2 Jokowi-JK, H. Karyawan Faturrahman. Dikatakannya, pihaknya juga tidak akan mengintruksikan kepada seluruh pendukung Jokowi-JK untuk melakukan hal-hal yang tidak diinginkan karena semua menginginkan proses demokrasi masyarakat Indonesia khususnya Kabupaten Bogor, agar berjalan dengan damai dan aman. "Kalupun ada yang demikian silakan pihak berwajib untuk mengambil tindakan tegas, siapapun itu," tandasnya. (Sumburi)

    Pasangan Prabowo-Hatta Unggul Di 40 Kecamatan Kabupaten Bogor

    Cibinong - lensabogor.com
    Berdasarkan hasi perhitungan surat suara Pilpres yang dimulai sejak pukul 10.00 pagi dan  berlangsung  terbuka di  gedung Serbaguna, komplek perkantoran Pemkab Bogor hingga pukul 17.30 WIB, dalam rapat pleno yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pasangan Capres Prabowo- Hatta unggul di 40 kecamatan di Kabupaten Bogor berdasar hitungan sementara KPU Kabupaten.

    “Untuk di Kabupaten Bogor pasangan Prabowo-Hatta unggul atas pasangan capres Jokowi-JK,”kata ketua KPU Kabupaten Bogor, Haryanti Surbakti Rabu (16/7). 

    Menurutnya, KPU sangat terbuka untuk saksi atau Panitia Pengawas Pemilu yang  mengajukan keberatan terhadap prosedur atau selisih penghitungan suara. “Karena KPU harus memberi kesempatan kepada Saksi, Panwaslu atau pemantau untuk mendokumentasikan hasil rekapitulasi”, ujarnya.

    Berdasar data perhitungan hingga pukul 17.30 WIB kemarin, pasangan Probowo-Hatta memperoleh suara 1.636.134 suara, sedangkan Pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla memperoleh 852.888 suara.

    Sementara Data KPU  Kabupaten Bogor  mencatat, jumlah pemilih yang memberikan  suara  saat Pilpres 9 Juli lalu  sebanyak 2.527.318 dari DPT tercatat sebanyak 3.318.924 suara yang sah,  sementara suara tidak sah selama proses perhitungan sebanyak 38.296 surat suara.

    Data lain yang dimiliki salah satu partai politik menyebut, pasangan Prabowo-Hatta menang di 40 Kecamatan Kabupaten Bogor  dengan jumlah 1.636.134 suara dan pasangan Jokowi-Jusuf  Kalla  852.888 suara.

    Sebelumnya Wakil Bupati Bogor, Nurhayanti meminta kepada semua pihak termasuk pihak keamanan untuk menjaga kondusifitas agar perhitungan suara dapat berjalan lancar.

    “KPU akan melakukan perhitungan suara, saya berharap semua pihak termasuk pihak keamanan untuk mengawal perhitungan agar dapat berjalan lancar dan aman. Termasuk kepada Camat, saya  meminta agar menghimbau seluruh masyarakat di wilayah kerjanya untuk tidak terpengaruh pada hal-hal yang dapat mengganggu stabilitas di daerah," tandasnya. (Heri)

    Pasangan Prabowo - Hatta Unggul Di Kelurahan Tanah Baru

    tanah baru
    Kota Bogor - lensabogor.com
    Hasil pleno terbuka perhitungan suara PPS  di Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 1 (Prabowo-Hatta) memperoleh suara sebanyak 8.371 atau lebih unggul dari pasangan  nomor urut 2 Jokowi-JK yang hanya memperoleh suara sebanyak 4.759. Dengan jumlah perolehan suara sah di 39 TPS sebanyak 13.130 suara, sementara suara yang tidak sah sebanyak 336 suara.

    Menurut Rohani, selaku Ketua KPPS Kelurahan Tanah Baru menjelaskan," hasil perhitungan tersebut sudah sah dan disaksikan oleh ketua Panwas kelurahan, Dedi Mulyadi, para saksi dari kedua pasangan calon serta aparat Kepolisian dan TNI. Hasil ini dapat di pertanggung jawabkan, bersyukur rekapitulasi di Tanah Baru berjalan dengan lancar dan aman serta tidak ada masalah  apapun," ujar Rohani, kepada lensabogor.com, Kamis (10/7).

    Rohani juga mengungungkap kan, bahwa dirinya sangat berterima kasih kepada seluruh saksi dan para ketua KPPS yang telah mengikuti sidang pleno sejak pukul 16:00 WIB, hingga selesai," pungkasnya.

    Reporter : Firmansyah

    Usai Nyoblos, Kadiskominfo Pantau Beberapa TPS Kecamatan Cisarua

    cisarua
    Cisarua - lensabogor.com
    Usai menggunakan hak suaranya di tempat pemungutan suara (TPS) 02 Desa Kopo, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kadiskominfo) Kabupaten Bogor, H. Wawan Munawar Sidik, berkeliling meninjau TPS lainnya di wilayah Kecamatan Cisarua, Rabu (9/7). Beberapa TPS yang disambangi diantaranya, TPS 02 dan 03 Desa Kopo, TPS 03 dan 05 Desa Tugu Selatan. 

    Menurut Wawan, hampir disemua TPS di Kecamatan Cisarua sudah siap melaksanakan pemungutan suara. “Dari beberapa TPS yang saya pantau, sebagian besar sudah siap untuk melakukan pemungutan suara, mulai dari tempat yang layak, panitia, surat suara, bilik suara dan para saksi sudah sangat mendukung untuk pelaksanaan pemungutan suara," ujarnya.

    Lebih lanjut Wawan memaparkan, yang terpenting pada pemilu Presiden tahun ini, tingkat partisipasi masyarakat bisa semakin meningkat, sehingga angka golput bisa menurun. “Pada pemilu Legislatif bulan april kemarin, tingkat partisipasi masyarakat di wilayah Kecamatan Cisarua mencapai 76 persen dan khusus di daerah Desa Tugu Selatan, angka partisipasi masyarakatnya terbaik di Kecamatan Cisarua, mencapai 90 persen," paparnya. 

    Dari rekapitulasi daftar pemilih tetap (DPT) Kecamatan, pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2014 oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dari 1 kelurahan dan 9 Desa yang ada di Kecamatan Cisarua, dengan jumlah total 187 TPS, 43.847 pemilih laki-laki dan 40.635 pemilih perempuan, Kecamatan Cisarua menargetkan hampir sama dengan pemilu legislatif bulan april lalu atau sekitar 70 persen suara yang masuk. 

    Reporter : Yadi/Dsk
    Editor    : Ibra Hermawan

    Uniknya TPS 18 Di Kota Bogor

    Pilpres
    Kota Bogor - lensabogor.com 
    Demam Piala Dunia yang dihelat di Brazil tidak hanya mendera pencinta sepakbola. Demam ajang kejuaraan empat tahunan ini juga masuk di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu Presiden (Pilpres) 2014.

    Nuansa olahraga si kulit bundar itu nampak terlihat di TPS 18 Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Sejumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mengenakan kostum sepakbola negara peserta Piala Dunia mulai dari Jerman, Argentina, Spanyol, Inggris, Belanda, dan Brazil. "Pilpres 2014 kali ini kan bertepatan dengan perhelatan Piala Dunia. Jadi kita ini lagi demam Piala Dunia," canda Ketua KPPS Rina Rosalina ketika ditanya seputar penggunaan kostum sepakbola, Rabu (09/7).

    Menurut dia, dipilihnya kostum sepakbola ini mengingat saat ini bertepatan dengan perhelatan Piala Dunia. Selain itu juga, para petugas mengenakan kostum sepakbola itu untuk lebih menarik perhatian masyarakat supaya datang ke TPS untuk menyalurkan hak suaranya.

    "Bila melihat kompetisi kejuaran sepakbola dunia, siapapun tim yang menjadi pemenangnya, kan tidak pernah terjadi keributan. Kita pun berharap demikian. Nah, kebetulan deman sepakbola ini sudah mengakar di masyarakat, dengan mengenakan kostum sepakbola ini pun diharapkan  masyarakat antusias datang ke TPS dan bisa menekan angka Golput," paparnya.

    Di TPS 18 dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 444 pemilih, hingga pukul 12.00 WIB sudah terdata yang menyalurkan suara datang ke TPS tersebut sebanyak 354 pemilih.

    "saat ini tengah berlangsung pemungutan bagi Daftar Pemilih Khusus Tambahan (DPKTB) yang tidak terdata di DPT. Mereka hany diharuskan membawa persyaratan identitas seperti KTP, KK dan Paspor yang domisilinya sesuai dengan TPS setempat," imbuh Rina.

    Lebih jauh dia juga mengungkapkan, untuk mendapatkan hak pilih bagi pemilih yang tengah sakit dan para lansia, petugas KPPS akan mendatangi sampai ke rumah.

    "Di TPS 18 ada 9 pemilih yang tidak bisadatang ke TPS. Jadi sebagian petugas sedang berkeliling mendatangi warga yang sakit dan para lansia," ungkapnya.

    Reporter : Sahrul
    Editor    : Ibra Hermawan
Powered by Blogger.

Wisata