Headline

    Mabicab Pramuka Kota Bogor Di Kukuhkan

    Kotabogor, lensabogor.com - Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Barat, Dede Yusuf secara resmi melantik Dr. Bima Arya Sugiarto sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Bogor periode 2014-2019 beserta jajarannya. Acara pelantikan dilakukan di Situ Gede, Bogor Barat, Kota Bogor, rabu (6/08).

    Dede Yusuf mengatakan, hari ini kami melantik Walikota Bogor Dr. Bima Arya sebagai ketua mejelis pembimbing cabang Kota Bogor. Dilaksanakan dengan sebuah semangat baru sebagai pramuka yang dekat dengan alam.

    "Tentunya kita berharap, bahwa kesiapan dari Kota Bogor baik dalam pemerintah maupun anggota pramukanya, agar bisa memberikan sesuatu yang beda dari pada yang lain. Insya allah ini dukungan dari Walikota Bogor yang begitu besar mudah-mudahan hasilnya pun baik," jelas Dede.

    Dede Yusuf juga menjelaskan, Pramuka di Jawa Barat saat ini posisi terbaik Nasional ke-2 dengan kegiatan pramuka tingkat Nasional. Sementara posisi pertama masih diambil oleh Provinsi Jawa Timur terbaik pertama tingkat nasional. Dan kami selama 3 tahun silam sudah mencoba kembangkan pramuka dan mendapat dukungan dari kepala daerahnya masing-masing terdapat 8 Bupati atau Walikota yang terjun langsung untuk menjadi pembina pramuka di daerah yang dipimpinnya tersebut," ujarnya.

    Lebih jauh Ia menambahkan, kita harapkan motifasi dorongan dari para Kepala Daerah itu akan semakin menjadikan kegiatan ekskul pramuka yang lebih menarik bagi generasi muda kedepan.

    Sementara itu, Dr. Bima Arya mengutarakan, saya sebagai ketua Mabicab Kota Bogor yang baru dilantik sekarang ini, bersama dengan Ade Sarip Hidayat selaku ketua Kwarcab Kota Bogor, akan terus mendorong kegiatan pramuka di beberapa aspek. “Pertama adalah bagaimana pergerakan pramuka ini sinkron dengan pergerakan Kota Bogor kedepan yang khususnya ingin mengembalikan Kota Bogor sebagai Kota yang hijau dan ramah lingkungan," ungkap Bima.

    Lebih lanjut Bima Menjelaskan,

    Kenapa kami memilih tempat pelantikan di Situ Gede, karena ini adalah dasar awal suatu simbol pramuka yang sangat mencintai alam terbuka. Gerakan pramuka juga harus punya kontribusi untuk gerakan pembangunan karakter yang sekarang kita dorong secara prioritas dalam aspek pembangunan karakter itu.

    Karena, lanjut dia, gerakan pramuka harus lebih kreatif untuk mengadakan aktifitas program dan kegiatan yang bukan saja rutin ataupun sudah ada. Tetapi hal-hal kreatif yang bisa mengajak anak muda untuk bisa lebih banyak masuk dalam pendidikan pramuka sehingga lambat laun bisa membangun karakter itu dengan cara fun dan menarik. Untuk itu juga, kita akan kordinasikan dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor bagaimana gerakan pramuka itu terus bisa didorong dengan wajib tidak hanya secara formal tetapi menjadi kebutuhan dari anak-anak muda itu sendiri," tutupnya. (Sahrul Nur Rahmat)

    DBMP Jabar Lambat Tangani Jalan Rusak

    CITEREUP - lensabogor.com
    Meski dikeluhkan banyak pengguna jalan, kerusakan Jalan Baru Citeureup tak kunjung juga diperbaiki oleh Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Provinsi Jawa Barat. Hampir sepanjang badan jalan utama di wilayah Kecamatan Citeureup itu hanya beralaskan batu krikil.

    Akibat kondisi jalan yang memprihatinkan itu, banyak pengguna jalan yang merasa tak nyaman ketika melintas. Salah seorang pengendara sepeda motor roda dua, Indra Lesmana mengatakan, kondisi jalan itu rusak sudah sejak 6 bulan yang lalu. "Ini merupakan akses utama saya menuju tempat kerja, dan sudah rusak cukup lama, tetapi tak kunjung diperbaiki," ujar Indra kepada Lensa Bogor, Rabu (6/8).

    Ia menambahkan, jalan sangat sulit dilalui pada kondisi tertentu."Terutama habis hujan, jalan yang berlubang digenangi air itu kerap menyulitkan pengendara untuk melintas," tambahnya.

    Sementara, seorang warga setempat, Andri menjelaskan, akibat badan jalan yang rusak itu sangat membahayakan pengendara, khususnya roda dua. "Jalan rusak itu sudah pernah memakan korban jiwa. Pengendara sepeda motor roda dua terjatuh akibat terjebak lubang yang digenangi air," katanya.

    Mestinya, ia memaparkan, instansi terkait cepat merespon kondisi jalan yang sudah rusak parah semenjak 6 bulan lalu itu. "Ini akses utama menuju Kecamatan Citeureup. Sudah semestinya dilakukan perbaikan, mengingat jalan itu merupakan akses padat berlalulintas," paparnya. (Yd/Ib)

    Satpol PP Akan Tertibkan Waralaba Bodong


    CIBINONG-lensabogor.com
    Banyaknya laporan masyarakat tentang maraknya Waralaba yang berdiri di beberapa wilayah Kabupaten Bogor dan di duga banyak yang belum mengantongi izin (Bodong) membuat geram Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor.

    Kepala Seksi (Kasie) Bina Riksa, Satpol PP Kabupaten Bogor, Heindrik Edmon menyarankan kepada seluruh Minimarket yang beroperasi agar surat-surat serta kelengkapan izin opersai bagi waralaba tersebut di siapkan di minimarket tersebut sehingga ketika petugas yang turun kelapangan untuk memeriksa keabsahan perizinan yang dimiliki waralaba tersebut tidak terlalu berbelit-belit."Kami sudah melayangkan surat kepada seluruh pengusaha waralaba untuk masalah ini, agar menyiapkan seluruh berkas- berkas perizinan yang mereka miliki. Bila perlu disimpan di toko tersebut," ucap Heindrik kepada LENSABOGOR diruang kerjanya, Rabu (6/8). 

    Dia menjelaskan, langkah tersebut bertujuan agar seluruh pengusaha Waralaba yang ada di wilayah kabupaten Bogor, baik di perkotaan maupun di pelosok pedesaan untuk mempersiapkan diri menyiapkan kelengkapan administrasi perizinan yang mereka miliki sebelum kami lakukan sidak di tempat. Sebab katanya, ketika sedak ini berjalan akan dilaksanakan secara acak tanpa pemebritahuan terlebih dahulu. "Maka dari itu kami melakukan pemberitahuan terlebih dahulu melalui surat agar mereka segera melengkapi izin operasional waralaba tersebut,"tegasnya.
    Reporter : Yadi
    Editor     : Sum

    Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Di Sebuah Bangunan Ruko

    www.lensabogor.com
    Babakan Madang - lensabogor.com
    Sesosok mayat pria tanpa identitas hebohkan Warga Kampung Blok Dukuh RT 01, RW 12, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Mayat Pria yang di perkirakan berusia 60 tahun tersebut ditemukan oleh Alfin (13), sekitar pukul 11.00 WIB di lantai dua bangunan ruko milik Abdul Rojak.

    Menurut keterangan Kapolsek Babakan Madang, Kompol Hepi Hanafi saat di hubungi lensabogor.com menjelaskan, mayat laki-laki tanpa identitas tersebut diduga tuna wisma, diperkirakan berumur 60 th dengan ciri-ciri badan kurus, rambut panjang beruban, celana panjang warna hitam tidak menggunakan baju. 

    "Mayat pertama kali diketahui oleh saksi Alfin (13), saat bermain di bangunan tersebut tiba-tiba melihat mayat tergeletak dengan posisi terlentang yang diselimuti dengan kain. Selanjutnya memberitahukan ke saudara Ade (45) dan melaporkan ke Polsek Babakan Madang, kemudian mayat dibawa ke RS. Kramat Jati, Jakarta Timur untuk dilakukan autopsi," jelasnya. (Sum/Fir)

    Tabrak Balita Hingga Tewas, Bus Di Bakar Massa

    www.lensabogor.com
    TANGGERANG - lensabogor.com
    Setelah menabrak seorang balita berumur 2,5 tahun hingga tewas di tempat, Bus PO Putra KJU dengan Nopol B 7170 ID  di bakar masa di Jalan Arya Wangsatara, Kabupaten Tangeran, Provinsi Banten, Rabu (6/8) sekitar Pukul 10: 00 wib.

    Menurut Ridho, saksi mata di lokasi melalui BlackBerry Messenger LENSA BOGOR menjelaskan, Bus naas tersebut malaju dengan kecepatan tingggi dari arah Kebun Jeruk menuju Tiga Raksa dan menabrak balita yang sedang menyebrang jalan hingga tewas di tempat dengan kondisi mengenaskan."Peristiwa tersebut menyulut emosi warga, kemudian warga membakar bus di lokasi kejadian setelah seluruh penumpang berhamburan keluar pasca kejadian dan sopir melarikan diri," jelasnya.

    Dia juga menuturkan, Bus yang sering melitas wilayah tersebut sering terlihat ugal-ugalan hingga akhirnya terjadi kecelakaan tadi. "Kebetulan anak tersebut menyebrang jalan tanpa pengawasan orang tua," tutur saksi mata.

    Hingga berita ini di turunkan belum ada tanggapan resmi dari pihak Kepolisan setempat menganai hal ini, dan supir bus naas tersebut melarikan diri dari lokasi kejadian untuk menghindari amukan masa. (Sum/Fir)

    Wabup Bogor Halal Bihalal Dengan Gubernur Jawa Barat

    BANDUNG - lensabogor.com
    Bertempat di pelataran parkir barat Gedung Sate, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di dampingi Wakil Gubernur berserta unsur Muspida Provinsi Jawa Barat, mengadakan Halal Bihalal 1 syawal 1435 H bersama para pimpinan kepala daerah dan wakil kepala daerah Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat, selasa (5/8). Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti serta Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman.

    Dalam sambutan nya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengawali dengan permohonan maaf sebesar-besar atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan masyarakat Jawa Barat."Atas nama Pemprov dan masyarakat Jawa Barat, saya mengucapkan Minal Aidin Walfaidzin, taqoballahu minna wal minkum atas segala kesalahan yang tidak di sengaja maupun di yang di sengaja. Semoga dengan halal bihalal ini kita kembali ke fitrah." ujarnya

    Lanjut Aher (sapaan akrabnya), mengingatkan agar suasana bulan ramadhan tidak cepat luntur, karena pada bulan ramadhan masyarakat dapat memakmurkan masjid yang di isi dengan ibadah-ibadah, baik itu pengajian maupun sholat taraweh. Selain itu dengan memakmurkan masjid, kejahatan dan kriminal akan menurun, di karenakan keimanan dan ketaqwaan seseorang akan meningkat."saya menginginkan agar suasana bulan ramadhan tidak cepat berlalu, bagaimana cara nya, yaitu dengan terus memakmurkan masjid yang ada di lingkungan. Karena selain meningatkan keimananan dan ketaqwaan seseorang dengan memakmurkan masjid, angka kejahatan dan kriminal akan berkurang," tegasnya

    Sementara itu Wakil Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti yang di temui usai acara mengatakan, momentum silaturahim usai ibadah puasa ramadhan 1435 H seperti halal bihalal harus menjadi awal lembaran baru dalam kehidupan semua nya. Karena setiap manusia tidak luput dari kesalahan, dengan saling memaafkan segala kesalahan yang ada akan selesai dan akan kembali ke fitrah."Momentuum silaturahim seperti halal bihalal menjadi awal yang baik untuk saling koreksi dan memperbaiki diri untuk kebaikkan masa depan sampai kita bertemu dengan bulan ramadhan selanjutnya."Tandasnya. (Ibr/Dsk)
Powered by Blogger.

Wisata